Unduh Templat Kasus Uji dalam format Excel
โก Ringkasan Cerdas
Templat Kasus Uji menyediakan struktur standar untuk mendokumentasikan kasus uji untuk proyek perangkat lunak apa pun. Tutorial ini menjelaskan setiap bidang penting, menawarkan contoh Excel dan Word yang dapat diunduh, dan mencantumkan praktik terbaik yang menjaga konsistensi artefak pengujian di seluruh tim QA.

Apa itu Templat Kasus Uji?
A Templat Kasus Uji adalah dokumen yang dirancang dengan baik yang membantu penguji mengembangkan dan secara konsisten memahami data untuk skenario kasus uji tertentu. Sebuah dokumen yang baik Uji Kasus Templat menjaga konsistensi artefak pengujian untuk tim dan membuat kasus uji mudah diikuti oleh setiap pemangku kepentingan. Menulis kasus uji dalam format standar mengurangi upaya pengujian dan menurunkan tingkat kesalahan. Format standar sangat diinginkan terutama ketika kasus uji ditinjau oleh pakar eksternal.
Templat yang Anda pilih untuk proyek Anda bergantung pada kebijakan pengujian Anda. Banyak organisasi membuat kasus uji dalam Microsoft Excel, dan lainnya di Microsoft Word, dan beberapa menggunakan alat manajemen pengujian seperti HP ALM.
Kolom-kolom Penting dalam Templat Kasus Uji
Terlepas dari metode dokumentasi yang dipilih, setiap templat kasus uji yang baik harus mencakup bidang-bidang berikut.
| Bidang Kasus Uji | Deskripsi |
|---|---|
| ID kasus uji | Setiap kasus uji harus diwakili oleh ID unik. Gunakan konvensi seperti โTC_UI_1โ untuk menunjukkan jenis pengujian โ misalnya, โKasus Uji Antarmuka Pengguna #1โ. |
| Prioritas Tes | Berguna selama eksekusi. Nilai umum adalah Rendah, Sedang, dan Tinggi. |
| Nama Modul | Modul utama atau sub-modul yang sedang diuji. |
| Tes Dirancang oleh | Nama penguji. |
| Tanggal tes dirancang | Tanggal saat tes dirancang. |
| Tes Dilakukan oleh | Penguji yang menjalankan pengujian. |
| Tanggal Pelaksanaan Tes | Tanggal kapan tes perlu dilaksanakan. |
| Nama atau Judul Tes | Judul kasus uji. |
| Description / Ringkasan | Ringkasan singkat tujuan tes. |
| Pra-kondisi | Segala prasyarat yang harus dipenuhi sebelum menjalankan kasus uji ini. Sebutkan setiap prasyarat. |
| Dependensi | Ketergantungan apa pun pada persyaratan pengujian atau kasus uji lainnya. |
| Langkah-Langkah Tes | Langkah-langkah detail sesuai urutan pelaksanaannya. Berikan penjelasan sedetail mungkin. |
| Data Uji | Data Uji Digunakan sebagai input. Berikan kumpulan data yang berbeda dengan nilai yang tepat. |
| Hasil yang diharapkan | Hasil yang diharapkan, termasuk kesalahan atau pesan apa pun yang seharusnya muncul di layar. |
| Pasca Kondisi | Keadaan sistem setelah kasus uji dijalankan. |
| Hasil Aktual | Hasil aktual yang diperoleh setelah eksekusi. |
| Status (Lulus/Gagal) | Tandai sebagai Gagal jika hasil aktual tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan. |
| Catatan | Kondisi khusus yang tidak tercantum di tempat lain. |
Bidang opsional Dapat ditambahkan tergantung pada kebutuhan proyek.
- Tautan / ID Cacat: Link ke cacat atau nomor cacat jika pengujian gagal.
- Kata Kunci / Jenis Tes: Digunakan untuk mengkategorikan pengujian berdasarkan jenisnya, seperti pengujian kegunaan, fungsional, atau aturan bisnis.
- Persyaratan: Persyaratan yang menjadi dasar penulisan kasus uji.
- Referensi / Lampiran: Jalur menuju dokumen pendukung atau diagram untuk skenario kompleks.
- Otomatisasi (Ya/Tidak): TracStatus otomatisasi k untuk kasus uji otomatis.
- Bidang Kustom: Kolom-kolom yang spesifik untuk kebutuhan klien atau proses proyek Anda.
Unduh Templat Kasus Uji (Excel dan Word)
Kedua templat tersebut berisi kolom-kolom yang dijelaskan di atas. Pilih format mana pun yang sesuai dengan gaya dokumentasi tim Anda.
Praktik Terbaik untuk Menulis Kasus Uji
Suatu templat hanya akan berharga jika diisi dengan disiplin. Praktik-praktik di bawah ini menjaga agar kasus uji dapat digunakan kembali. tracdapat diakses, dan jelas.
- Tuliskan setiap langkah dengan jelas: Setiap penguji seharusnya dapat menjalankan langkah-langkah tersebut tanpa perlu meminta klarifikasi.
- Mulailah dari sudut pandang pengguna: Jelaskan apa yang dilakukan pengguna, bukan apa yang dilakukan kode.
- Gunakan kembali daripada menduplikasi: Gunakan ID untuk merujuk pada kasus uji yang sudah ada, alih-alih mengulangi langkah-langkahnya.
- Pastikan cakupan penuh: Memetakan kasus uji ke persyaratan dengan menggunakan Persyaratan. TracMatriks Kelayakan.
- Gunakan alat manajemen: platform seperti WISATA atau HP ALM menyimpan riwayat versi, lampiran, dan log eksekusi di satu tempat.

